Rabu, 09 September 2015

Mengenal Matahari




Mengenal Matahari


Matahari merupakan salah satu benda angkasa yang paling berpengaruh di dalam Tata surya kita. Masih ingatkah teman-teman bagaimana pertama kali terjadinya Tata surya kita? Yaa dengan terjadinya Big bang atau ledakan dahsyat.

Matahari lahir sekitar 5 miliar tahun lalu, matahari adalah bola gas terbakar yang berukuran sangat besar, meskipun membakar 4 juta ton bahan bakar setiap detiknya, matahari begitu besar sehingga akan tetap terbakar hingga 5 miliar tahun lagi. Matahari berpijar karena sebagian besar terdiri dari hydrogen dan helium, temperaturnya mencapai 5.500 derajat celcius.

Matahari terletak 150 juta km dari bumi, umumnya terlihat berwarna kuning, diantara ratusan miliar bintang lainnya, matahari adalah salah satu bintang yang terdekat dengan bumi.  Matahari terbit di Timur bergerak melintasi langit sampai ke Barat tempat terbenamnya, hal ini terjadi berulang-ulang setiap harinya.

Tanpa matahari maka tidak ada kehidupan di bumi, dan pada akhirnya nanti saat matahari kehabisan hydrogen, matahari akan berubah menjadi 100 kali lebih besar dan ratusan kali lebih terang, sehingga meningkatkan temprature di bumi kita dengan drastis sehingga lautan akan menguap dan akhirnya bumi kitapun hancur. Lalu apa yang terjadi dengan mataharinya ?

Tiba-tiba reaksi panas di matahari berhenti kemudian melontarkan selubung gas disekitarnya membentuk nebula, kemudian matahari menjadi bintang putih yang ukurannya lebih kecil dari bumi, setelah miliaran tahun, kemudian matahari akan benar-benar kehabisan bahan bakar dan menjadi bintang yang gelap.


Lalu apa yang dimaksud dengan gerhana matahari?

Gerhana matahari terjadi ketika bulan melintas diantara matahari dan bumi, sehingga dengan demikian bulan menutupi sebagian cahaya matahari untuk mencapai bumi. Bayangan yang dihasilkannya menyebabkan siang berubah menjadi malam untuk sementara waktu di tempat tertentu.  Gerhana matahari terjadi  sekali setiap 15 bulan atau lebih.

Ketika terjadi gerhana matahari maka 3 benda langit yaitu matahari, bulan dan bumi berada pada posisi segaris lurus.  Gerhana matahari terjadi pada siang hari dan dapat disaksikan dari sebagian kecil permukaan bumi dalam waktu yang singkat. Gerhana matahari total maksimal terjadi selama 7 menit.

Catatan : jangan pernah melihat gerhana matahari dengan mata langsung karena sinar ultravioletnya sangat berbahaya bisa mengakibatkan kerusakan pada mata seperti kebutaan, sebaiknya lakukan dengan membelakangi matahari menggunakan sebuah kertas yang dilubangi dan saksikan pantulannya pada kertas lain.


Diambil dari beberapa buku Sumber sebagai berikut :
1.     Ensiklopedia Fisika Buku 6, Tata surya dan Penjelajahan Ruang Angkasa,   Dra. Sri Soeyati M.Si halaman 1 – 6
2.   Ensiklopedia Mengenal Sains, Ruang Angkasa, Penerbit Aku Bisa, Jakarta,  judul asli Space Encyclopedia, halaman 52 – 55
3. Visual, Ilmu dan Pengetahuan Populer memahami alam semesta, penerbit Jacques Fortin, judul asli Understanding the Universe halaman 12 -15

                       

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nikmat mana lagi yang mampu kudustakan?

Ternyata, aku baru merasakan betapa menyenangkannya melakukan sholat saat lutut ini baik-baik saja, tidak terasa ngilu dan nyeri seperti yan...